PMI Terjunkan Personil atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

296

Banjar-  Palang Merah Indonesia (PMI) menerjunkan sejumlah personil relawannya untuk membantu proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah daerah. Salahsatunya di wilayah terdampak di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.

“Personil Satgana PMI kabupaten banjar yang tergabung dalam Tim Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sudah dilokasi membantu proses pemadaman bersama tim gabungan lainya,” kata M. Jazuli Rahman, wakil sekretaris PMI Kabupaten Banjar.

Menurutnya, hal sebagai langkah dalam rangka membantu pemerintah daerah TNI/Polri dan instansi lainnya dalam upaya proses pemadaman supaya dampaknya tidak meluas.

Setiap harinya tim bergerak kesejumlah Titik-titik lokasi yang saat ini sudah mulai terbakar. Pihaknya saat ini berupaya keras semaksimal mungkin dalam proses pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya terutama untuk mengantisipasi meluasnya dampak dari kebakaran lahan dan hutan tersebut.

“Setiap harinya mengerahkan paling sedikit lima personil Satgana PMI didukung dengan satu unit tangki air untuk membantu proses pemadaman,” kata Jazuli.

Selain itu tambah jazuli, pihaknya menyiagakan satu Tim dan kru ambulans sebagai langkah antisipasi hal hal kedarutan yang tidak diinginkan.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya juga sudah membagikan masker kepada masyarakat dibeberapa lokasi yang berada diwilayah yang terdampak langsung kabut asap dampak kebakaran lahan dan hutan tersebut.

Selain itu pihaknya juga telah membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, hal ini penting dilakukan karena sebagian besar karhutla disebabkan oleh manusia.

“Sebagian besar dampak kebakaran hutan dan lahan ini karena manusia. Dan akan sangat sulit dipadamkan ketika sudah menjalar” pungkas Jazuli

Saat ini Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, Manggala agni, brigade karhutla dinas kehutanan, EBR (emergency Banjar Respon). Pemadam swasta milik masyarakat terdekat terus berupaya keras melakukan pemadaman titik api dibeberapa wilayah.