Cerita Relawan PMI para “frontliner” dalam Penanganan Covid-19

518
Newscover.id- Diantara Merebaknya virus korona di sejumlah daerah membuat para relawan tergerak untuk bergerak bersama melakukan berbagai penanganan dan antisipasi kesiapsiagaan penyebaran virus corona dari berbagai daerah. Ada cerita suka duka yang diceritakan oleh para anggota relawan Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertugas menjadi “frontliner” garis terdepan sama halnya dengan para petugas medis dokter, perawat di setiap rumah sakit.
Seperti yang diceritakan oleh Tim Relawan petugas penyemprotan disinfektan dari PMI Kota Sukabumi, sampai saat ini memasuki hari ke -12 mereka melakukan operasi pelayanan dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran corona khsusnya di wilayah kota sukabumi dan sekitarnya.
Setiap harinya mereka secara sukarela berleliling memenuhi setiap panggilan permintaan penyemprotan dari berbagai kantor pelayanan publik, fasilitas umum ,sekolah dan rumah ibadah serta sentra pelayanan publik lainnya
Bukan hal yang mudah, karena disetiap kegiatan dan aktifitas mereka mengandung risiko juga dilapangan dalam melalukan pelayanan penyemprotan disinfektan tersebut
“Suka dan duka nya pasti ada, setiap hari kita keliling memberikan pelayanan kepada masyarakat meski hari libur, memenuhi setiap panggilan permohonan untuk dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai ikhtiar kita mewaspadai penyebaran wabah corona saat ini,” ujar khoerudin salahsatu anggota dari korps sukarelawan (KSR) PMI Kota sukabumi,Sabtu (28/3)
Menurut khoer dirinya adalah satu diantara puluhan relawan di PMI kota sukabumi yang merupakan gabungan relawan baik dari unit korps sukarela (KSR), Tenaga sukarela (TSR) atau pun anggota relawan dari siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) yang secara sukarela ditugaskan dalam penanganan pencegahan covid 19 saat ini.
“Saat ini sementara kita ditugas selama dua pekan kedepan, tapi bisa jadi bertambah sesuai kebutuhan dan berbagai permintaan dilapangan,” kata khoer
Setiap harinya paling sedikit ada sekitar 10 sampai 15 titik lokasi yang dijadikan sasaran penyemprotan disinfektan. Mereka bergerak dari pagi sampe sore, bahkan kalo belum selesai target sampai malam dirinya berkeliling memberikan pelayanan secara gratis sekaligus memberikan ketenangan khususnya kepada warga kota sukabumi agar tidak panik dan tetap selalu waspada dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dimasing masing lingkungannya.
“Hari ini sudah memasuki hari ke-12 penugasan, kita juga membagi menjadi tiga tim, karena saking banyaknya berbagai permintaan permohonan melalui surat yang masuk ke markas PMI kota sukabumi untuk dilakukan penyemprotan,” tambahnya
Menurunya, setiap personilnya dilengkapi dan dibekali dengan alat semprot seprayer, cairan disinfektan, dan tentunya perlengakapan pelindung diri (APD) dari mulai baju pelindung, masker, sarung tangan, kacamata pelindung dan sepatu boot yang dijadikan standar dan hukumnya wajib saat bertugas dilapangan
Untuk memastikan kesehatan seluruh tim yang bertugas dilapangan, setiap harinya dilakukan pengecekan kesehatan oleh tim dokter yang sudah disiapkan oleh pengurus PMI kota Sukabumi.
Disisi lain, pihaknya selain melakukan penyemprotan disinfektan, juga melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat kepada seluruh masyarakat. Karena Penyebaran virus corona dapat kita tangkal dengan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan kita