PMI Salurkan Bantuan berbasis tunai bagi korban tsunami Selat Sunda

146

LAMPUNG SELATAN –– Palang Merah Indonesia (PMI) melalui dukungan IFRC menyalurkan Bantuan Berbasis Tunai (BBT) untuk korban Tsunami selat sunda di Kabupaten Lampung Selatan Lamsel

Pendistribusian BBT dilakukan selama tiga hari sejak tanggal 28 hingga 30 Juli 2020 yang berlangsung dikantor Pos Kalianda. Pengambilan BBT secara langsung kepada Penerima Manfaat yang sebelumnya menerima kartu dari Tim PMI Provinsi Lampung dan PMI Kabupaten Lampung Selatan.

(Warga penerima manfaat bantuan Berbasis Tunai (BBT) dari PMI melalui dukungan IFRC)

Menurut I.S Bunari selaku Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Lampung mewakili Ketua PMI Lampung Umar Hasan memgatakan, Bantuan Berbasis Tunai yang telah diterima dapat digunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kami berharap agar bantuan yang telah diterima dapat dimanfaatkan secara tepat guna dalam membantu menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang produktif,” ujarnya.

Dia menjelaskan, BBT ini merupakan Dukungan International Federation of Red Cross and Red Crescent (IFRC) bekerjasama dengan PMI dalam Program Pemulihan Pasca Tsunami 2018 lalu untuk meringankan beban dan ekonomi para korban tsunami.

Sehingga kata dia, masyarakat yang terdampak tsunami dapat merasakan Bantuan Berbasis Tunai(BBT). Dimana setiap KK mendapatkan bantuan dana sebesar Rp2.600.000 dan langsung diambil penerima untuk penambahan modal usaha maupun kebutuhan yang sangat mendesak.

“Kamipun menyampaikan terimakasih kepada Pemeritah Kabupaten Lampung Selatan beserta jajarannya, kepada Aparat Keamanan dan PT. POS Indonesia yang telah melaksanakan penyaluran BBT kepada masyarakat korban tsunami Lamsel dapat berjalan dengan tertib dan aman Semoga Tuhan YME memberkati kerja kita semua, Aamiin,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris PMI Kabupaten Lampung Selatan, Hi. Ahmad Rodhi, SKM, M.Kes, mengatakan Masyarakat Penerima Nanfaat kini sudah bisa mencairkan bantuan tunai, sesuai dengan yang sudah di jadwalkan dari Kantor Pos kalianda selama tiga hari.

Kemudian kata dia, setelah tahapan pendistribusian bantuan dilaksanakan, Tim PMI akan melakukan monitoring di lapangan untuk memastikan bantuan yang di terima sesuai dengan kebutuhan yang sudah di rencanakan.

“Semoga bantuan yang di terima dapat di gunakan semaksimal mungkin, sehingga dari segala bentuk yang sudah di bantu dapat menjadi kebanggaan bagi pendonor dana bantuan dan bermanfaat bagi penerima manfaat,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor PT.Pos Indonesia cabang Kalianda, SELAMAT mengucapkan terima kasih sudah mempercayakan Pelaksanaan Distribusi Bantuan Berbasis Tunai (BBT) ini melalui PT.Pos Indonesia khususnya di Kalianda.

“Kami berterima kasih juga PMI terlah mempercayai kami dan kami sangat mendukung Kegiatan tersebut, harapan kedepannya PMI dan PT. Pos Indonesia terus bersinergi,” tutupnya.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Markas PMI Provinsi Lampung Sumiyanto menambahkan bahwa untuk diketahui, Bantuan Berbasis Tunai (BBT) dari Palang Merah Indonesia menganggarkan dana sebesar Rp 1,3 miliar untuk diberikan kepada 509 Kepala Keluarga Korban Bencana Tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Dimana jumlah tersebar dibeberapa desa untuk di Kecamatan Rajabasa meliputi, Desa Kunjir, Way Muli Timur, Way Muli Induk, Rajabasa, Sukaraja, Banding, Canggung dan Betung, Desa Tejang Pulau Sebesi.

Sedangkan di Kecamatan Kalianda yakni Desa Maja dan Kelurahan, Kecamatan Bakauheni Desa Bakauheni Lamsel. Pemberian BBT ini dengan tujuan untuk membangun ekonomi keluarga kembali, mulai dari pertanian, perkebunan, nelayan dan sebagainya.