Satu Tahun Covid-19 di Indonesia: PMI Kota Sukabumi Konsisten Perangi Pandemi

58

SUKABUMI – Penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah berlangsung satu tahun.
Tepat hari ini, satu tahun yang lalu, kasus pertama Covid-19 di Indonesia ditemukan.

Sejak merebaknya virus tersebut masuk ke indonesia berbagai langkah antisipasi sudah  dilakukan secara maksimal oleh pemerintah maupun lembaga kemanusiaan seperti hal nya Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi.

“Sejak mulai merebaknya kasus masuk di indonesia, berbagai strategi penanganan antisipasi di daerah sudah dilakukan oleh jajaran PMI khususnya di kota sukabumi, salahtunya dengan menyiapkan rencana operasi penyemprotan disinfeksi dan mobilisasi relawan PMI waktu itu,”ujar Ketua PMI Kota Sukabumi, drh. Suranto Sumowiryo, selasa (2/3).

Suranto menceritakan, pada waktu itu, tanggal 5 Maret 2020, PMI Kota Sukabumi memulai pertama melakukan penyemproran disinfektan tepatnya dititik lokasi pelayanan transportasi publik di stasiun kereta Kota Sukabumi dan terminal bus kota sukabumi

“kita menilai stasiun kereta waktu merupakan wilayah yang rawan dan berpotensi penyebaran dikarenakan arus mobilisasi warga masyarakat dari arah jabotabek ke kota sukabumi dan sebaliknya,” kata Suranto

Selain itu, tambah suranto, lokasi yang menjadi konsentrasi waktu itu adalah terminal bus yang menjadi sasaran penyemprotan disinfektan waktu itu.

“Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), PMI Kota Sukabumi waktu itu sudah menyiapkan sekitar satu ton persediaan cairan disinfektan untuk melakukan kegiatan penyemprotan. Selain itu kita pun menerjunkan para relawan dan armada pendukung dalam operasi disinfeksi masal tersebut,” ujar Suranto

Suranto mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya respon PMI dalam ikut membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19 khususnya di kota Sukabumi.

Dirinya menjelaskan, saat ini sudah hampir setahun PMI kota Sukabumi secara konsisten melakukan upaya pencegahan, sampai saat ini sudah hampir ribuaan titik lokasi yang tercatat yang menjadi titik penyemprotan disinfektan PMI

Selain itu, dia menambahkan, Pihaknya sampai saat ini terus konsisten dengan berbagai dukungan seperti dari PMI Pusat, Amcross, IFRC, serta USAID melakukan beragam kegiatan respon diantaranya dengan menyasar masyarakat terutama kelompok kelompok rentan melakukan eduaksi dan sosialisasi pencegahan covid -19 serta melakukan penyadaran masyarakat akan pentingnya praktek cuci tangan pakai sabun sebagai upaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai penangkal penyebaran virus covid 19.

“Selain itu kita pun sudah mendistribusikan wastafel portable yang dipasang di lokasi strategis warga, serta telah membagikan ribuan paket PHBT Kit kepada warga sebagai upaya pencegahan covid 19,”katanya

Dirinya meyebutkan, sudah berbagai cara sudah dilakukan. Namun yang menjadi catatannya adalah komitmen untuk terus melanjutkan strategi tersebut.Serta yang paling penting kesadaran warganya sendiri untuk selalu disiplin menjaga protokol kesehatan.

“Penanganan atau strategi saya kira sudah banyak, yang jadi permasalahan sebetulnya komitmen kita terhadap strategi yang dikerjakan, dan konsistensinya” cetus suranto

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi atas kontribusi PMI dalam penanganan Covid-19. “Butuh kebersamaan dalam penanganan Covid-19 agar pandemi bisa segera berakhir,” kata dia.