BPBD Catat Lima Titik Bencana Longsor, Banjir di Kota sukabumi

73

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota sukabumi, Jawa Barat mencatat ada Lima titik dilanda bencana alam berupa banjir dan tanah longsor, dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Sukabumi sejak Selasa (1/6) hingga kamis (3/6).

“Hingga data terbaru Kamis 3 Juni 2021 Pukul 12 00, WIB setidaknya ada lima titik sebaran lokasi yang berbeda beda mulai banjir dengan ketinggian bervariasi hingga longsor dengan luasan berbeda yang kesemuanya merupakan wilayah Kecamatan Gunung Puyuh,”ujar Zulkarnain Barhami, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, kamis (3/6)

Menurutnya, akibat kejadian tersebut menyisakan kerusakan rumah beserta seluruh peralatan rumah tangganya. Selain itu peristiwa bencana tersebut mengakibatkan kios hingga areal tebing pesawahan serta talud sungai yang jebol

Zulkarnain menyebutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun saat ini titik lokasi bencana tersebut diantaranya banjir dari talud sungai yang berlokasi di KampungTegalpari Rw 11 Kelurahan Gunungpuyuh Kecamatan Gunungpuyuh. Disusul kejadian banjir Kp.Ciseureuh Rt 02 dan Rt 03 Rw 05 Kel.Karangtengah Kec. Gunungpuyuh

Tidak hanya banjir, bencana longsor terjadi Kampung Tegalpari Rt 02 Rw 08 Kel.gunung puyuh Kecamatan Gunungpuyuh terjadi akibat tebing area persawahan longsor menutup sungai kecil Cipelang

“Selain itu potensi bencana terjadi di Kampung Ciseureuh Rt 02 Rw 05 Kel.Karangtengah Kecamtan Gunungpuyuh. Longsornya Jalan lingkungan yang berada ditebing sungai Ciseupan, dan dikhawatirkan rumah warga akan tergerus longsor kembali,”terang Zulkarnain

Zulkarnain menambahkan, bencana longsor juga terjadi longsor tebing sekitar bantaran sungai Cibandung di jalan Kabandungan tepatnya di depan Royal Kabandungan RT 04 / 08 Kel Karamat kecamatan Gunung Puyuh

“Sebagian besar dapur nya ambruk serta kios yang berdiri di atas nya juga mengalami ambruk dan berpotensi longsoran susulan,”katanya

Dalam merespon kejadian tesebut, BPBD sudah melalukan upaya aksi penanganan dan asesment, penyedotan air yang mengalami genangan banjir. Selain itu pihaknya melakukan pembersihan sisa material lumpur, pemindahan dan penyelamatan perabotan dan surat surat dokumentasi yang masih diperlukan penyintas yang hanyut terbawa arus sungai

Dalam melakukan penanganan tersebut pihaknya mengerahkan personil dan sejumlah armada dengan melibatkan Tim satgas PRB BPBD kota Sukabumi dan satgas ASB dari PMI, ACT, Sigab, Linmas dan dari unsur aparat setempat.

“Hingga saat ini belum ditetapkan keadaan status darurat bencana terhadap sejumlah kejadian saat ini. Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat akan selalu meningkatkan kesiapsiagaannya terutama potensi dari bencana hidrometeorogi saat ini,”pungkas Zulkarnain